Belajar Ruang, Membentuk Masa Depan
Jelajahi 7 bangun ruang dengan animasi interaktif
Bangun ruang dengan 6 sisi persegi
Bangun ruang dengan 6 sisi persegi panjang
Bangun ruang dengan alas dan atap sejajar
Bangun ruang dengan alas dan puncak
Bangun ruang dengan alas lingkaran
Bangun ruang dengan alas lingkaran dan puncak
Bangun ruang sempurna berbentuk bulat
Bangun Ruang Sisi Datar dengan 6 Sisi Persegi
Kubus adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh enam bidang sisi berbentuk persegi yang kongruen (sama besar). Kubus memiliki 12 rusuk yang sama panjang, 8 titik sudut, dan 6 sisi yang berbentuk persegi. Kubus juga dikenal sebagai bidang enam beraturan dan merupakan salah satu dari lima bentuk polihedral Platonis.
Kubus memiliki 6 sisi berbentuk persegi yang kongruen. Contoh: ABCD (sisi bawah), EFGH (sisi atas), ABFE (sisi depan), DCGH (sisi belakang), ADHE (sisi kiri), BCGF (sisi kanan).
Kubus memiliki 12 rusuk yang sama panjang. Rusuk adalah garis pertemuan antara dua sisi. Contoh: AB, BC, CD, DA, EF, FG, GH, HE, AE, BF, CG, DH.
Kubus memiliki 8 titik sudut. Titik sudut adalah titik pertemuan antara tiga rusuk. Contoh: A, B, C, D, E, F, G, H.
Kubus memiliki 12 diagonal sisi. Diagonal sisi adalah garis yang menghubungkan dua titik sudut yang berhadapan pada satu sisi. Panjang diagonal sisi = s√2.
Kubus memiliki 4 diagonal ruang. Diagonal ruang adalah garis yang menghubungkan dua titik sudut yang berhadapan dalam ruang. Panjang diagonal ruang = s√3.
Kubus memiliki 6 bidang diagonal. Bidang diagonal adalah bidang yang dibatasi oleh dua rusuk dan dua diagonal sisi, berbentuk persegi panjang.
Jaring-jaring kubus adalah pembelahan sebuah kubus yang menghasilkan pola datar yang terdiri dari 6 persegi. Terdapat 11 kemungkinan jaring-jaring kubus yang berbeda. Berikut adalah beberapa contoh jaring-jaring kubus:
Memiliki 6 sisi berbentuk persegi yang kongruen (sama dan sebangun)
Memiliki 12 rusuk yang sama panjang
Memiliki 8 titik sudut
Semua sudut pada kubus adalah sudut siku-siku (90°)
Memiliki 12 diagonal sisi yang sama panjang
Memiliki 4 diagonal ruang yang sama panjang
Memiliki 6 bidang diagonal berbentuk persegi panjang
V = s³
Keterangan:
V = Volume
s = Panjang rusuk kubus
L = 6s²
Keterangan:
L = Luas permukaan
s = Panjang rusuk kubus
Diagonal Sisi: ds = s√2
Diagonal Ruang: dr = s√3
Luas Bidang Diagonal: Lbd = s² √2
Sebuah kubus memiliki panjang rusuk 8 cm. Hitunglah volume kubus tersebut!
Diketahui: s = 8 cm
Ditanya: Volume (V) = ?
Jawab:
V = s³
V = 8³
V = 8 × 8 × 8
V = 512 cm³
Jadi, volume kubus tersebut adalah 512 cm³
Sebuah kotak berbentuk kubus dengan panjang rusuk 12 cm akan dibungkus dengan kertas kado. Berapa luas kertas kado minimal yang dibutuhkan?
Diketahui: s = 12 cm
Ditanya: Luas permukaan (L) = ?
Jawab:
L = 6s²
L = 6 × 12²
L = 6 × 144
L = 864 cm²
Jadi, luas kertas kado minimal yang dibutuhkan adalah 864 cm²
Sebuah akuarium berbentuk kubus memiliki volume 1.728 cm³. Tentukan panjang rusuk akuarium tersebut!
Diketahui: V = 1.728 cm³
Ditanya: Panjang rusuk (s) = ?
Jawab:
V = s³
1.728 = s³
s = ³√1.728
s = 12 cm
Jadi, panjang rusuk akuarium tersebut adalah 12 cm
Dadu adalah bentuk kubus sempurna yang digunakan dalam berbagai permainan
Banyak kotak kemasan dan kardus dibuat berbentuk kubus untuk efisiensi penyimpanan
Es batu sering dibentuk menjadi kubus untuk mudah digunakan dalam minuman
Permainan puzzle terkenal yang berbentuk kubus dengan 27 kubus kecil
Beberapa material bangunan seperti batako dibuat dalam bentuk mendekati kubus
Kotak hadiah berbentuk kubus terlihat lebih menarik dan mudah dibungkus
Bangun Ruang Sisi Datar dengan 6 Sisi Persegi Panjang
Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tiga pasang persegi panjang, dengan paling tidak satu pasang di antaranya berukuran berbeda. Balok memiliki 12 rusuk, 8 titik sudut, dan 6 sisi berbentuk persegi panjang yang saling berhadapan kongruen.
Balok memiliki 6 sisi berbentuk persegi panjang. 3 pasang sisi yang saling berhadapan kongruen.
Balok memiliki 12 rusuk yang terdiri dari 3 kelompok rusuk yang sama panjang (panjang, lebar, tinggi).
Balok memiliki 8 titik sudut yang merupakan pertemuan tiga rusuk.
Balok memiliki 12 diagonal sisi yang menghubungkan dua titik sudut berhadapan pada satu sisi.
Balok memiliki 4 diagonal ruang yang sama panjang, menghubungkan dua titik sudut berhadapan dalam ruang.
Balok memiliki 6 bidang diagonal berbentuk persegi panjang.
Jaring-jaring balok adalah pembelahan balok yang terdiri dari 6 persegi panjang yang tersusun. Ada berbagai pola jaring-jaring balok.
Memiliki 6 sisi berbentuk persegi panjang
Sisi yang berhadapan kongruen (sama besar)
Memiliki 12 rusuk dengan 3 kelompok ukuran berbeda
Memiliki 8 titik sudut
Semua sudutnya siku-siku (90°)
Memiliki 4 diagonal ruang yang sama panjang
V = p × l × t
Keterangan:
V = Volume
p = Panjang
l = Lebar
t = Tinggi
L = 2(pl + pt + lt)
Keterangan:
L = Luas permukaan
p = Panjang
l = Lebar
t = Tinggi
Diagonal Ruang: d = √(p² + l² + t²)
Keliling: K = 4(p + l + t)
Sebuah balok memiliki panjang 10 cm, lebar 6 cm, dan tinggi 4 cm. Hitunglah volume balok tersebut!
Diketahui: p = 10 cm, l = 6 cm, t = 4 cm
Ditanya: Volume (V) = ?
Jawab:
V = p × l × t
V = 10 × 6 × 4
V = 240 cm³
Jadi, volume balok tersebut adalah 240 cm³
Sebuah akuarium berbentuk balok dengan ukuran panjang 80 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 50 cm. Berapa luas kaca yang dibutuhkan untuk membuat akuarium tersebut?
Diketahui: p = 80 cm, l = 40 cm, t = 50 cm
Ditanya: Luas permukaan (L) = ?
Jawab:
L = 2(pl + pt + lt)
L = 2(80×40 + 80×50 + 40×50)
L = 2(3.200 + 4.000 + 2.000)
L = 2(9.200)
L = 18.400 cm²
Jadi, luas kaca yang dibutuhkan adalah 18.400 cm²
Sebuah kotak berbentuk balok memiliki volume 480 cm³. Jika panjangnya 12 cm dan lebarnya 8 cm, tentukan tinggi kotak tersebut!
Diketahui: V = 480 cm³, p = 12 cm, l = 8 cm
Ditanya: Tinggi (t) = ?
Jawab:
V = p × l × t
480 = 12 × 8 × t
480 = 96t
t = 480 ÷ 96
t = 5 cm
Jadi, tinggi kotak tersebut adalah 5 cm
Kemasan sepatu berbentuk balok untuk efisiensi penyimpanan
Banyak bangunan dan gedung berbentuk balok
Bentuk handphone menyerupai balok tipis
Buku memiliki bentuk balok dengan ketebalan tertentu
Lemari es berbentuk balok untuk penyimpanan optimal
Bodi bus menyerupai bentuk balok panjang
Bangun Ruang dengan Alas dan Atap Sejajar
Prisma adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh alas dan tutup berbentuk segi-n yang kongruen dan sejajar, serta sisi-sisi tegak berbentuk persegi panjang atau jajargenjang. Prisma dinamai berdasarkan bentuk alasnya, seperti prisma segitiga, prisma segiempat, dan sebagainya.
Prisma memiliki n + 2 sisi, terdiri dari 2 sisi alas/tutup dan n sisi tegak. Contoh: Prisma segitiga punya 5 sisi.
Prisma memiliki 3n rusuk, terdiri dari rusuk alas, rusuk tutup, dan rusuk tegak yang menghubungkan alas dengan tutup.
Prisma memiliki 2n titik sudut, setengahnya di alas dan setengahnya di tutup.
Diagonal bidang adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut yang tidak bersebelahan pada satu bidang.
Diagonal ruang menghubungkan dua titik sudut yang tidak terletak pada satu bidang.
Bidang diagonal adalah bidang yang dibentuk oleh dua rusuk yang sejajar dan dua diagonal bidang.
Jaring-jaring prisma terdiri dari dua segi-n (alas dan tutup) yang kongruen dan beberapa persegi panjang (sisi tegak). Contoh jaring-jaring prisma segitiga:
Memiliki alas dan tutup berbentuk segi-n yang kongruen dan sejajar
Sisi tegak berbentuk persegi panjang atau jajargenjang
Rusuk-rusuk tegak sejajar dan sama panjang
Memiliki n + 2 sisi, 3n rusuk, dan 2n titik sudut
Tinggi prisma adalah jarak tegak lurus antara alas dan tutup
V = Luas Alas × Tinggi
Keterangan:
V = Volume
Luas Alas = Luas bangun datar alas
Tinggi = Jarak tegak lurus alas-tutup
L = (2 × Luas Alas) + (Keliling Alas × Tinggi)
Keterangan:
L = Luas permukaan
Keliling Alas = Keliling bangun alas
Luas Alas = ½ × alas segitiga × tinggi segitiga
Volume = ½ × a × t_segitiga × t_prisma
Sebuah prisma segitiga memiliki alas berbentuk segitiga dengan panjang alas 8 cm dan tinggi 6 cm. Jika tinggi prisma 15 cm, hitunglah volume prisma tersebut!
Diketahui: alas segitiga = 8 cm, tinggi segitiga = 6 cm, tinggi prisma = 15 cm
Ditanya: Volume (V) = ?
Jawab:
Luas Alas = ½ × a × t
Luas Alas = ½ × 8 × 6 = 24 cm²
V = Luas Alas × Tinggi Prisma
V = 24 × 15
V = 360 cm³
Jadi, volume prisma segitiga tersebut adalah 360 cm³
Sebuah prisma segitiga siku-siku memiliki alas segitiga dengan sisi 3 cm, 4 cm, dan 5 cm. Tinggi prisma 10 cm. Hitunglah luas permukaan prisma!
Diketahui: sisi-sisi segitiga = 3, 4, 5 cm, tinggi prisma = 10 cm
Ditanya: Luas permukaan (L) = ?
Jawab:
Luas Alas = ½ × 3 × 4 = 6 cm²
Keliling Alas = 3 + 4 + 5 = 12 cm
L = (2 × Luas Alas) + (Keliling × Tinggi)
L = (2 × 6) + (12 × 10)
L = 12 + 120
L = 132 cm²
Jadi, luas permukaan prisma adalah 132 cm²
Tenda berbentuk prisma segitiga memberikan ruang yang cukup dan stabil
Banyak atap rumah berbentuk prisma segitiga untuk aliran air hujan
Penggaris segitiga adalah prisma segitiga tipis
Kemasan coklat Toblerone berbentuk prisma segitiga yang ikonik
Banyak jembatan menggunakan struktur prisma untuk kekuatan
Beberapa gedung modern menggunakan desain berbentuk prisma
Bangun Ruang dengan Alas dan Puncak
Limas adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh alas berbentuk segi-n dan sisi-sisi tegak berbentuk segitiga yang bertemu pada satu titik puncak. Limas dinamai berdasarkan bentuk alasnya, seperti limas segitiga, limas segiempat (piramida), limas segilima, dan seterusnya.
Limas memiliki n + 1 sisi, terdiri dari 1 sisi alas berbentuk segi-n dan n sisi tegak berbentuk segitiga.
Limas memiliki 2n rusuk, terdiri dari n rusuk alas dan n rusuk tegak yang menghubungkan titik sudut alas dengan titik puncak.
Limas memiliki n + 1 titik sudut, terdiri dari n titik sudut alas dan 1 titik puncak.
Titik puncak adalah titik pertemuan semua sisi tegak limas yang terletak di bagian atas.
Tinggi limas adalah jarak tegak lurus dari titik puncak ke bidang alas.
Tinggi segitiga (apotema) adalah tinggi sisi tegak yang diukur dari puncak ke pertengahan rusuk alas.
Jaring-jaring limas terdiri dari satu bidang alas berbentuk segi-n dan beberapa segitiga (sisi tegak). Contoh jaring-jaring limas segiempat:
Memiliki satu alas berbentuk segi-n
Memiliki sisi tegak berbentuk segitiga
Semua sisi tegak bertemu pada satu titik puncak
Memiliki n + 1 sisi, 2n rusuk, dan n + 1 titik sudut
Tinggi limas tegak lurus terhadap bidang alas
V = ⅓ × Luas Alas × Tinggi
Keterangan:
V = Volume
Luas Alas = Luas bangun datar alas
Tinggi = Tinggi limas
L = Luas Alas + Luas Seluruh Sisi Tegak
Keterangan:
L = Luas permukaan
Luas sisi tegak = Jumlah luas segitiga
Jika alas berbentuk persegi dengan sisi s:
Volume = ⅓ × s² × t
Luas Permukaan = s² + 4 × (½ × s × tinggi segitiga)
Sebuah limas memiliki alas berbentuk persegi dengan sisi 10 cm. Jika tinggi limas 12 cm, hitunglah volume limas tersebut!
Diketahui: sisi alas (s) = 10 cm, tinggi (t) = 12 cm
Ditanya: Volume (V) = ?
Jawab:
Luas Alas = s²
Luas Alas = 10² = 100 cm²
V = ⅓ × Luas Alas × Tinggi
V = ⅓ × 100 × 12
V = ⅓ × 1.200
V = 400 cm³
Jadi, volume limas tersebut adalah 400 cm³
Sebuah limas segiempat memiliki alas persegi dengan sisi 8 cm. Tinggi segitiga pada setiap sisi tegak adalah 10 cm. Hitunglah luas permukaan limas!
Diketahui: sisi alas = 8 cm, tinggi segitiga = 10 cm
Ditanya: Luas permukaan (L) = ?
Jawab:
Luas Alas = 8² = 64 cm²
Luas 1 sisi tegak = ½ × 8 × 10 = 40 cm²
Luas 4 sisi tegak = 4 × 40 = 160 cm²
L = Luas Alas + Luas Sisi Tegak
L = 64 + 160
L = 224 cm²
Jadi, luas permukaan limas adalah 224 cm²
Piramida Giza adalah contoh limas segiempat paling terkenal di dunia
Banyak gunung memiliki bentuk menyerupai limas
Tenda berbentuk limas memberikan stabilitas dan ruang
Atap menara sering berbentuk limas untuk estetika
Bagian atap tenda sirkus berbentuk limas
Piramida kaca di Louvre Paris adalah seni arsitektur modern
Bangun Ruang Sisi Lengkung dengan Alas Lingkaran
Tabung (silinder) adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh dua buah lingkaran identik yang sejajar dan sebuah persegi panjang yang mengelilingi kedua lingkaran tersebut. Tabung memiliki 3 sisi (2 lingkaran dan 1 selimut), 2 rusuk lengkung, dan tidak memiliki titik sudut.
Tabung memiliki 2 sisi lingkaran yang kongruen dan sejajar sebagai alas dan tutup.
Selimut tabung adalah sisi lengkung yang menghubungkan alas dan tutup lingkaran.
Jari-jari adalah jarak dari titik pusat lingkaran alas/tutup ke tepi lingkaran.
Diameter adalah garis lurus yang melalui pusat lingkaran, d = 2r.
Tinggi tabung adalah jarak tegak lurus antara alas dan tutup.
Tabung memiliki 2 rusuk lengkung berupa keliling lingkaran alas dan tutup.
Jaring-jaring tabung terdiri dari 2 lingkaran (alas dan tutup) dan 1 persegi panjang (selimut):
Memiliki 2 sisi lingkaran yang kongruen dan sejajar
Memiliki 1 sisi lengkung (selimut tabung)
Tidak memiliki titik sudut
Memiliki 2 rusuk lengkung
Jarak antara kedua lingkaran disebut tinggi tabung
Termasuk bangun ruang sisi lengkung
V = π × r² × t
Keterangan:
V = Volume
π = 22/7 atau 3,14
r = Jari-jari
t = Tinggi
L = 2πr(r + t)
Keterangan:
L = Luas permukaan
π = 22/7 atau 3,14
r = Jari-jari
t = Tinggi
Luas Selimut: Lselimut = 2πrt
Luas Alas/Tutup: Llingkaran = πr²
Keliling Alas/Tutup: K = 2πr
Sebuah tabung memiliki jari-jari 7 cm dan tinggi 20 cm. Hitunglah volume tabung tersebut! (π = 22/7)
Diketahui: r = 7 cm, t = 20 cm, π = 22/7
Ditanya: Volume (V) = ?
Jawab:
V = π × r² × t
V = 22/7 × 7² × 20
V = 22/7 × 49 × 20
V = 22 × 7 × 20
V = 3.080 cm³
Jadi, volume tabung tersebut adalah 3.080 cm³
Sebuah kaleng berbentuk tabung dengan diameter 14 cm dan tinggi 10 cm. Berapa luas kertas minimal untuk membungkus kaleng tersebut? (π = 22/7)
Diketahui: d = 14 cm, maka r = 7 cm, t = 10 cm
Ditanya: Luas permukaan (L) = ?
Jawab:
L = 2πr(r + t)
L = 2 × 22/7 × 7 × (7 + 10)
L = 2 × 22 × 17
L = 44 × 17
L = 748 cm²
Jadi, luas kertas minimal yang dibutuhkan adalah 748 cm²
Kaleng berbentuk tabung untuk penyimpanan makanan
Pipa berbentuk tabung untuk aliran air
Lilin umumnya berbentuk tabung
Banyak gelas berbentuk tabung
Drum penyimpanan berbentuk tabung besar
Tiang bangunan sering berbentuk tabung untuk kekuatan
Bangun Ruang Sisi Lengkung dengan Alas Lingkaran dan Puncak
Kerucut adalah bangun ruang tiga dimensi yang memiliki alas berbentuk lingkaran dan sebuah sisi lengkung (selimut) yang meruncing ke satu titik puncak. Kerucut dapat dianggap sebagai limas dengan alas lingkaran. Kerucut memiliki 2 sisi (1 lingkaran dan 1 selimut), 1 rusuk lengkung, dan 1 titik puncak.
Kerucut memiliki 1 alas berbentuk lingkaran di bagian bawah.
Selimut kerucut adalah sisi lengkung yang menghubungkan alas dengan titik puncak.
Titik puncak adalah titik ujung kerucut di bagian atas yang berjarak tegak lurus dari pusat alas.
Jari-jari adalah jarak dari titik pusat alas lingkaran ke tepi lingkaran.
Tinggi kerucut adalah jarak tegak lurus dari titik puncak ke pusat alas.
Garis pelukis adalah jarak dari titik puncak ke tepi lingkaran alas. s² = r² + t²
Jaring-jaring kerucut terdiri dari 1 lingkaran (alas) dan 1 juring lingkaran (selimut):
Memiliki 1 alas berbentuk lingkaran
Memiliki 1 sisi lengkung (selimut kerucut)
Memiliki 1 titik puncak
Memiliki 1 rusuk lengkung (keliling alas)
Tidak memiliki sudut
Termasuk bangun ruang sisi lengkung
V = ⅓ × π × r² × t
Keterangan:
V = Volume
π = 22/7 atau 3,14
r = Jari-jari
t = Tinggi
L = πr(r + s)
Keterangan:
L = Luas permukaan
π = 22/7 atau 3,14
r = Jari-jari
s = Garis pelukis
Garis Pelukis: s = √(r² + t²)
Luas Selimut: Lselimut = πrs
Luas Alas: Lalas = πr²
Sebuah kerucut memiliki jari-jari alas 7 cm dan tinggi 12 cm. Hitunglah volume kerucut tersebut! (π = 22/7)
Diketahui: r = 7 cm, t = 12 cm, π = 22/7
Ditanya: Volume (V) = ?
Jawab:
V = ⅓ × π × r² × t
V = ⅓ × 22/7 × 7² × 12
V = ⅓ × 22/7 × 49 × 12
V = ⅓ × 22 × 7 × 12
V = ⅓ × 1.848
V = 616 cm³
Jadi, volume kerucut tersebut adalah 616 cm³
Sebuah topi ulang tahun berbentuk kerucut dengan jari-jari 5 cm dan tinggi 12 cm. Berapa luas kertas yang dibutuhkan untuk membuat topi tersebut? (π = 3,14)
Diketahui: r = 5 cm, t = 12 cm
Ditanya: Luas permukaan (L) = ?
Jawab:
Cari garis pelukis: s = √(r² + t²)
s = √(5² + 12²) = √(25 + 144) = √169 = 13 cm
L = πr(r + s)
L = 3,14 × 5 × (5 + 13)
L = 3,14 × 5 × 18
L = 282,6 cm²
Jadi, luas kertas yang dibutuhkan adalah 282,6 cm²
Topi pesta berbentuk kerucut yang meriah
Wadah es krim berbentuk kerucut yang enak
Pembatas jalan berbentuk kerucut untuk keamanan
Gunung berapi memiliki bentuk menyerupai kerucut
Alat pengeras suara berbentuk kerucut
Tenda tradisional Indian berbentuk kerucut
Bangun Ruang Sempurna Berbentuk Bulat
Bola adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tak hingga banyaknya lingkaran yang berjari-jari sama panjang dan berpusat pada satu titik yang sama. Bola merupakan bangun ruang sisi lengkung yang sempurna, di mana semua titik pada permukaan bola memiliki jarak yang sama dari titik pusatnya. Bola hanya memiliki 1 sisi lengkung, tidak memiliki rusuk, dan tidak memiliki titik sudut.
Titik pusat adalah titik yang terletak di tengah-tengah bola, berjarak sama ke semua titik pada permukaan bola.
Jari-jari adalah jarak dari titik pusat bola ke permukaan bola.
Diameter adalah garis lurus yang menghubungkan dua titik pada permukaan bola melalui titik pusat, d = 2r.
Bola memiliki 1 sisi lengkung yang membentuk seluruh permukaan bola.
Bidang yang melalui titik pusat dan membagi bola menjadi dua belahan sama besar disebut bidang tengah.
Setengah bagian dari bola yang dibagi oleh bidang tengah disebut belahan bola atau hemisfer.
Bola tidak memiliki jaring-jaring seperti bangun ruang lainnya karena memiliki sisi lengkung yang tidak dapat dibentangkan. Namun, irisan bidang pada bola menghasilkan lingkaran:
Memiliki 1 sisi lengkung yang sempurna
Tidak memiliki rusuk
Tidak memiliki titik sudut
Semua titik pada permukaan berjarak sama dari titik pusat
Irisan bidang pada bola selalu berbentuk lingkaran
Termasuk bangun ruang sisi lengkung yang sempurna
V = 4/3 × π × r³
Keterangan:
V = Volume
π = 22/7 atau 3,14
r = Jari-jari bola
L = 4 × π × r²
Keterangan:
L = Luas permukaan
π = 22/7 atau 3,14
r = Jari-jari bola
Volume Belahan Bola: V = 2/3 × π × r³
Luas Permukaan Belahan Bola: L = 3 × π × r²
Sebuah bola memiliki jari-jari 21 cm. Hitunglah volume bola tersebut! (π = 22/7)
Diketahui: r = 21 cm, π = 22/7
Ditanya: Volume (V) = ?
Jawab:
V = 4/3 × π × r³
V = 4/3 × 22/7 × 21³
V = 4/3 × 22/7 × 9.261
V = 4/3 × 22 × 3 × 441
V = 4 × 22 × 441
V = 38.808 cm³
Jadi, volume bola tersebut adalah 38.808 cm³
Sebuah bola basket memiliki diameter 24 cm. Berapa luas permukaan bola basket tersebut? (π = 3,14)
Diketahui: d = 24 cm, maka r = 12 cm, π = 3,14
Ditanya: Luas permukaan (L) = ?
Jawab:
L = 4 × π × r²
L = 4 × 3,14 × 12²
L = 4 × 3,14 × 144
L = 1.808,64 cm²
Jadi, luas permukaan bola basket tersebut adalah 1.808,64 cm²
Bola untuk permainan sepak bola berbentuk bola sempurna
Bola basket dengan permukaan bertekstur
Planet kita berbentuk bola (sedikit pepat)
Bola kecil untuk permainan tenis
Bola kaca kecil untuk permainan anak
Bagian kaca lampu pijar berbentuk bola
Tutorial visual untuk setiap bangun ruang
Jelajahi pameran virtual geometri 3D interaktif
Kunjungi galeri 3D interaktif kami dan jelajahi ruang pameran virtual dengan koleksi bangun ruang geometri. Pengalaman belajar yang imersif dan menarik!
🎨 Kunjungi Gallery 3DUji pemahaman dengan berbagai platform
Belajar sambil bermain dengan game interaktif
Tentang institusi dan program studi
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) adalah perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia yang berkomitmen menghasilkan lulusan berkualitas dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) UNESA di Magetan hadir untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Jawa Timur bagian barat dengan fasilitas modern dan pengajar berkompeten.
Program Studi Pendidikan Matematika mencetak calon guru matematika profesional yang menguasai konsep matematika dan pedagogi modern untuk mencerdaskan generasi bangsa.
Tim pengembang website pembelajaran
Dosen Pembimbing
Dosen Pendidikan Matematika UNESA dengan keahlian dalam pengembangan media pembelajaran digital
Developer & Designer
Mahasiswa Pendidikan Matematika dengan passion dalam teknologi pendidikan dan desain web
Content Creator
Mahasiswa Pendidikan Matematika yang ahli dalam pembuatan konten edukatif dan materi pembelajaran
Apa kata pengguna tentang website kami
Kami siap membantu Anda
Jl. Maospati - Bar. No.358-360, Kleco, Maospati, Kec. Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur 63392